Heboh! Rusa Cagar Alam Pangandaran Berkeliaran

Heboh!-Rusa-Cagar-Alam-Pangandaran-Berkeliaran
Rusa cagar alam Pangandaran berkeliaran namun justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Akan tetapi, pada tanggal 6 November 2019 kumpulan rusa ini berkeliaran sampai pemukiman warga karena jebolnya pagar pembatas. Pagar pembatas yang berada di dekat pinggir pantai jebol akibat diterjang ombak.

Sejumlah rusa berhamburan keluar sampai ke pemukiman warga sejauh 6 sampai 7 kilometer dari cagar alam Pangandaran . Akibat rusa yang berkeliaran ini petugas harus bekerja extra untuk mengiring rusa kembali masuk ke kawasan cagar alam hingga larut malam.

Selama ini Rusa adalah hewan yang dilindungi di cagar alam Pangandaran karena jumlahnya yang tidak banyak. Keberadaan rusa yang berkeliaran menjadi daya tarik karena bisa diajak untuk berfoto. Selain itu wisatawan yang melihat rusa akan senang berinteraksi dengan pengunjung bila diberi makan.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengunjung yang mengaku bahwa anaknya merasa senang bisa memberi makan dan berinteraksi langsung dengan rusa-rusa yang berkeliaran. Masih banyak testimoni kegembiraan yang disampaikan oleh pengunjung yang melihat rusa cagar alam Pangandaran berkeliaran dikutip dari harapanrakyat.com

Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang di dalamnya terdapat flora, fauna serta ekosistem tertentu yang perlu untuk dilindungi dan dikembangkan guna menjaga keberlangsungan alam. Cagar alam biasanya tidak melibatkan campur tangan manusia dalam pelestariannya karena diharapkan kawasan tersebut akan berkembang secara alami. Karena proses alami pada cagar alam ini yang membedakannya dengan margasatwa dan taman nasional.

Cagar alam Pangandaran adalah sebuah tempat wisata yang asri dan sejuk. Keberadaan rusa di cagar alam sudah menjadi daya tarik tersendiri apalagi dengan adanya rusa-rusa suka berkeliaran ke luar kandang sejauh dua kilometer yang menambah daya tarik dari tempat ini. Selain rusa di cagar alam Pangandaran ini terdapat hewan lain seperti monyet, landak dan merak yang dijaga dengan baik habitatnya. Dari segi flora di kawasan cagar alam Pangandaran menyimpan beragam jenis pohon yang telah berusia ratusan tahun lamanya.

Untuk bisa melihat rusa dan kawan-kawannya di cagar alam Pangandaran ini pengunjung hanya perlu membayar sepuluh ribu rupiah untuk satu orang, harga tiket berlaku untuk weekend maupun weekday. Aktivitas yang bisa dilakukan di cagar alam Pangandaran yaitu jalan sehat, lari-lari kecil, melihat hewan, menikmati sejuknya udara yang masih asri, melihat hijaunya pepohonan dan lainnya. Saat ini pengunjung cagar alam masih didominasi oleh wisatawan domestik.

Sebelum adanya peristiwa jebolnya pagar pembatas yang mengakibatkan rusa cagar alam Pangandaran berkeliaran. Jumlah rusa di cagar alam Pangandaran ada 250 ekor banyaknya. Biasanya rusa-rusa berkeliaran dari sore menjelang malam hari untuk mencari makan, meskipun rusa keluar mencari makan namun pihak pengelola mengaku kebutuhan makan para rusa sangat berlimpah di dalam kandang.

Di tahun 2018 pegawai dari BKSDA di cagar alam Pangandaran sudah menghimbau pengunjung untuk tidak memberi makan kepada rusa. Dengan alasan bahwa jika diberi makan akan membuat perilaku rusa berubah bisa menuju arah yang negatif namun masih banyak pengunjung terutama yang mengajak anak-anak yang berkeinginan untuk memberikan makan rusa-rusa yang berkeliaran.

Rusa di cagar alam Pangandaran jinak dan mudah berinteraksi dengan orang sehingga membuat para pengunjung menjadi senang bermain dengan mereka. Banyak pengunjung yang telah mengabadikan foto mereka bersama rusa di cagar alam Pangandaran. Rusa cagar alam yang berkeliaran memang menjadi daya tarik tersendiri namun dilain sisi hal ini mengkhawatirkan bagi pihak pengelola.

Info terbaru di tahun 2019 tepatnya pada tanggal 6 November rusa cagar alam berkeliaran sampai jalan-jalan ke perkampungan warga sekitar. Rusa di cagar alam bisa berkeliaran ke perkampungan warga karena jebolnya pagar pembatas. BKSDA menyatakan bahwa pagar pembatas sepanjang 130 meter rusak karena terhantam oleh ombak yang menjadi pembatas dengan laut.

Saat ini pegawai BKSDA masih berupaya untuk menggiring rusa kembali masuk ke wilayah kawasan cagar alam Pangandaran. Bahkan sampai malam para pegawai masih berupaya menggiring rusa. Rusa berkeliaran sampai ke perkampungan warga hingga 7-8 KM jauhnya. Dari jumlah awal 250 ekor, saat kejadian rusa cagar alam Pangandaran berkeliaran jumlah rusa sudah mengalami penambahan.

Posting Komentar

0 Komentar