Inilah 6 Cara Mudah Membuat Sablon Polyflex Sendiri di Rumah


Jika Anda adalah seorang pecinta kaos, maka bisa dipastikan lemari Anda penuh dengan berbagai jenis kaos dengan berbagai merk, mulai dari kaos polos hingga kaos bergambar. Untuk desain kaos bergambar itu sendiri, umumnya terbuat dari cetakan sablon, salah satunya sablon Polyflex. Sablon yang satu ini sangat mudah ditemukan karena banyak toko yang jual Polyfex  sehingga Anda bisa dengan mudah mendapatkannya.

Membuat desain kaos sendiri tentu saja akan sangat menyenangkan. Jika Anda adalah orang yang kreatif dan memiliki banyak ide, hal ini tentu saja patut untuk dicoba. Membuat desain kaos sendiri bisa dibilang mudah-mudah susah karena Anda harus mengetahui teknik pembuatannya. Jika sudah menguasai cara pembuatannya, maka Anda bisa membuatnya sendiri di rumah bahkan bisa dijadikan untuk peluang berbisnis.
Desain gambar kaos yang terbilang mudah yaitu dengan menggunakan sablon Polyflex. Sablon Polyflex merupakan sablon digital yang pengerjaannya cukup mudah karena melibatkan teknologi komputer. Anda tidak perlu membuat desainnya secara manual. Cukup menggunakan program yang ada pada komputer, maka desain kaos pun sudah bisa digunakan.
Sebelum Anda membuat desain sablon Polyflex sendiri di rumah, ada beberapa peralatan yang perlu disiapkan, yaitu mesin cutting, laptop atau komputer, bahan polyflex (ecoflex atau siser flex), mesin heat press kaos, dan pinset. Untuk membeli sablon Polyflex, Anda bisa mencarinya di toko online maupun offline yang jual Polyflex berbagai jenis.
Adapun proses pembuatannya yaitu sebagai berikut.

  1. Menyiapkan gambar yang akan dibuat
Langkah pertama yang harus kamu persiapkan yaitu gambar atau desain yang akan dicetak pada kaos. Caranya yaitu dengan mengirim gambar tersebut ke dalam program aplikasi Corel Draw untuk diedit sedemikian rupa. Jika gambar yang akan dicetak belum ada, Anda bisa membuatnya langsung di Corel Draw.

  1. Mengubah gambar ke dalam bentuk vector
Gambar yang sudah diedit menggunakan Corel Draw kemudian diubah ke dalam bentuk vektor, dan hilangkan juga warna pada gambarnya. Jika sudah selesai, convert gambar tersebut ke dalam format PNG agar gambar yang dihasilkan saat dicetak menjadi lebih bagus dan tajam.

  1. Melanjutkan ke proses cutting
Cutting adalah proses pencetakan dengan menggunakan alat cutting digital. Proses pencetakan ini biasanya hanya bisa diterapkan untuk satu warna saja. Jika Anda menginginkan desain gambar atau tulisan dengan berbagai macam warna, maka Anda harus membuat desain tersebut dua kali.

  1. Melakukan proses trace gambar
Sebelum melakukan proses cutting, sebaiknya Anda memperhatikan proses trace gambar agar hasilnya menjadi lebih bagus. Caranya yaitu dengan menggunakan software Silhouette Studio, kemudian pilih opsi trace pada gambar yang akan melalui proses cutting. Selain membuat gambar menjadi lebih bagus, proses trace juga membantu gambar tersebut terbaca pada mesin cutting.

  1. Melepaskan bagian-bagian yang tidak terpakai
Setelah proses cutting selesai, maka inilah saatnya untuk melepaskan bagian-bagian yang tidak terpakai. Anda bisa menggunakan pinset untuk mengambil bagian-bagian yang diperlukan. Untuk itu, sebaiknya Anda berhati-hati saat melakukan proses pelepasan agar gambar atau tulisan tidak rusak.

  1. Melakukan proses pengepresan
Setelah desain gambarnya tercetak, letakan pada kaos yang diinginkan lalu tutupi dengan plastik transfernya. Setelah itu, gunakan mesin heatpress dengan suhu 160° sampai 170° celcius. Tunggu selama 10 detik saja, dan kaos cantik pun sudah bisa dipakai.
Itulah beberapa tips mudah menggunakan sablon Polyflex. Jika Anda berminat untuk bisnis kaos desain, Anda harus menyiapkan beberapa alat tempurnya, salah satunya yaitu sablon Polyflex yang banyak dijual di toko jual Polyflex di online maupun offline shop.

Posting Komentar

0 Komentar